Direktori Filsafat dan Manajemen

Filsafat dan manajemen jadi satu
Pelajaran Mata Kuliah Filsafat Manusia

Ruang lingkup filsafat manusia dan metodenya pertama-tama mencoba memahami filsafat manusia dengan menjelaskan objek material dan objek formalnya, menjelaskan persamaan, perbedaan dan hubungan antara filsafat manusia dengan berbagai ilmu tentang manusia lain lalu baru disampaikan metode-metode dalam filsafat manusia. Pejajaran pertama yaitu tentang corak dan berbagai aliran dalam filsafat manusia dibagi atas:

  • Corak pemikiran manusia dalam filsafat manusia
  • Berbagai aliran dalam filsafat manusia
  • Pembahasan tentang tesis-tesis tentang manusia dan gambaran manusia seutuhnya


Dimensi kejasmanian dan kerohanian antara lain membahas tentang:

  • Manusia sebagai makhluk yang memiliki struktur fisik (tubuh)
  • Manusia sebagai makhluk yang memiliki akal budi (jiwa)
  • Manusia sebagai makhluk yang memiliki dimensi roh
  • Pandangan banyak filsuf terhadap bagaimana hubungan aspek kejasmanian dan kerohanian di dalam diri perorangan.

Kita tahu bahwa manusia merupakan makhluk sosial, oleh karena itu pelajaran mata kuliah filsafat manusia juga membahas tentang dimensi sosialitas dan keunikan manusia. Pembahasannya dibagi atas beberapa lingkup yaitu:

  • Sosialitas manusia
  • Manusia sebagai makhluk sosial
  • Manusia sebagai pribadi (subjek otonom)
  • Manusia sebagai makhluk yang bermasyarakat
  • Pandangan tentang sosialitas dan keunikan manusia serta prinsip dasar dalam pengaplikasiannya

Manusia, katakanlah saya atau Anda pasti memiliki corak pemikiran sendiri sesuai dengan pengalaman dan watak masing-masing. Inilah yang dapat disebut ideal menurut diri sendiri. Dari sini pembahasan filsafat manusia juga tidak lepas dari pembahasan manusia sebagai makhluk yang memiliki idealisme.

Sejak zaman Rousseau, demokrasi, liberal, dan perkembangannya membawa dampak pendiskusian mendalam tentang kebebasan dan tanggung jawab pada manusia, meski pun isu kebebasan dan tanggung jawab sebenarnya seharusnya sudah ada sejak beberapa ribu tahun yang lalu, namun pembahasannya baru serius tampaknya sejak Rousseau, di sini filsafat juga berperan dalam masalah filosofis tentang kebebasan dan tanggung jawab.

Sumber Bacaan:

Dosen Filsafat. 2008. Buku Panduan Akademik Program Sarjana Ilmu Filsafat. Badan Penerbitan Fakultas Filsafat UGM

Artikel di atas memiliki 9 tanggapan. Klik tombol berikut untuk membuka form tanggapan.

Leave a Reply to attayaya Cancel reply

* Wajib diisi.

  • cybercenter
    pukul 15:19

    trimakasih informasinya,,,
    ditunggu informasi selanjutnya,,

    jangan lupa mampir ke site ku mas,,, 😛 😐

  • Seti@wan
    pukul 09:18

    Seperti baisanya kalau bicara tentang Filsafat, cuman bisa mangut2

  • attayaya
    pukul 03:48

    ikutan bang iwan manggut-manggut

  • Tulisanku
    pukul 09:46

    ga ngerti, tapi pengen berkunjung, hahahaha 😆

  • ngaturduit.com
    pukul 01:55

    Dulu saya mikir, sebenernya ilmu filsafat itu menarik .. cuma kok tinggi bener ya .. kadang baca-baca artikelnya aja suka garuk-garuk kepala sendiri hehehe.

    Salam kenal mas/mba/bapak/ibu 🙂

    • aprillins
      pukul 05:49

      ngga tinggi kok.. biasa aja.. cuma memang bahasanya saja kadang terlalu “berlebihan” eeehehhee
      wah terima kasih telah mampir ke apaitu.net wiw.. ngaturduit.com sukses selalu dan salam kenal 🙂

  • nyla
    pukul 19:25

    filsafat manusia menurut filsofnya kok g ad……….????
    pdahal lge btuh artikelnya…..

  • Pingback: Filsafat Bagi Kehidupan Manusia « Qhiey's Teritory
  • Adid al-Sajuel
    pukul 11:12

    dalm otak manusia mmpunyai jiwa idealisme yg brbeda. dr prbedaan tu mk lhirlah tuhan-tuhan yg brbeda pula.