APAITU.NET

Jawaban dari segala pertanyaan
Biografi Immanuel Kant Sang Filsuf Jerman

Kepribadian Immanuel Kant

Pribadi Kant sangat baik ia adalah seorang yang sederhana, ramah dan sopan. Tetapi ia kurang memperhatikan keindahan alam, juga kurang menyukai musik dan syair yang tidak mempunyai tujuan yang mendalam. Kant hidup membujang, meski pun ia sangat mudah berteman. Meski pun begitu ia tidak pernah mengunjungi teman yang sakit, karena ia takut kalau terjangkit penyakit temannya tadi dan ia berusaha melupakan segala kenangan terhadap kawannya yang telah meninggal.Β Kant menyadari bahwa daya jasmaninya lemah, untuk mengatasi hal itu ia menentukan pembagian waktu yang ketat dan peraturan yang dibuatnya itu selalu dipenuhinya. Itulah di antara sebab, ia dapat mencapai usia yang lanjut, sampai berumur 80 tahun.

Sebagai contoh penjelasan dapat dikemukakan penjadwalan waktu setiap harinya sebagai berikut: Bangun pukul lima pagi, waktu selama satu jam sampai dengan pukul enam, dipakai untuk minum teh, merokok dan memikirkan pekerjaan yang harus dilakukan pada hari itu. Dari pukul enam sampai pukul tujuh ia mempersiapkan kuliah-kuliahnya, pada pukul tujuh atau pukul delapan, tergantung dari musim, ia memberi kuliah sampai pukul sembilan atau pukul sepuluh. Setelah itu sampai pukul satu, waktu makan siang, dipakainya untuk belajar atau menulis. Makan siang dilakukan Kant di sebuah rumah makan. Ia terpaksa berpindah-pindah rumah makan. Pada kesempatan makan siang itu ia selalu memanggil teman untuk menemaninya. Waktu itu baginya merupakan waktu istirahat, karena ia sempat berbincang-bincang dengan kawan-kawannya. Setiap hari ia menyediakan waktu selama satu jam untuk berjalan-jalan tanpa menghiraukan cuaca. Ia selalu berjalan-jalan di jalan yang sama, delapan kali pulang balik. Jalan itu kemudian dinamakan jalan Filosof, sebagai kenangan kepadanya. Kalau cuaca kurang baik, menunjukkan akan hujan, pembantunya yang bernama Lampe mengikutinya sambil membawa payung. Di kemudian hari Lampe yang telah membantu Kant selama 30 tahun, mengatakan bahwa tuannya tidak pernah menyeleweng dari aturan-aturan yang dibuatnya sendiri. Setelah itu, Kant bekerja sampai pada waktu tidurnya, pada pukul 22.00.

Kebiasaan Kant yang dijalankan sehari-hari itu sering dipakai orang untuk mengetahui pukul berapa waktu itu. Misalnya orang akan tahu bahwa waktu itu adalah pukul setengah empat petang, karena melihat Kant keluar dari rumah untuk pergi berjalan-jalan. Menurut catatan hanya sekali Kant terpaksa tidak dapat menepati penjadwalan yang telah ditentukan itu, ialah sewaktu ia membaca karya Rousseau yang berjudul Emile ini pun disebabkan karena Kant harus membacanya berulang-ulang. Kant suka pada suasana yang tenang, dengan akibat bahwa ia kerap kali pindah rumah, karena merasa terganggu oleh tetangganya. Meski pun dalam hal keuangan Kant dapat dikatakan kurang beruntung, namun ia tidak pernah mempunyai pinjaman.

Halaman 1 2 3

Artikel di atas memiliki 14 tanggapan. Klik tombol berikut untuk membuka form tanggapan.

* Wajib diisi.

  • JengSRi.com
    pukul 21:17

    waduh perjalanan hidup Immnauel agak mirip sama saya bang, heuheueuheu. Eh swear deh, dulu saya waktu masih duduk di S1 psychology juga sempet jadi seorang assistant library di kampus perpustakaan, malah sebelumnya saya pernah jadi waitress di restorant ambil part-time. abis biaya hidup kan mahal di australia. hidup jadi student di luar negri memang membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra. gak bisa uncang2 kaki seenak udel kita. beda banget deh sama mahasiswa di indonesia; rame sama demonstrasi ajah, heuheuheu.
    tapi bukan abang kecil lho maksudnya :mrgreen:

  • JengSRi.com
    pukul 21:28

    wedewww, tuh traffic jadi bagus amet. bagi2 dunk πŸ˜†

  • Setiawan DirgantaRa
    pukul 23:29

    makasih banyak Prill,… saya baru membacanya secara lengkap disini.

  • KangBoed
    pukul 03:34

    πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜† πŸ˜†
    Mangstaaaaaaaaabbbsss.. ikut baca baca ah.. filsafat

    • aprillins
      pukul 04:15

      baca donkkk… masa cuma dilewatin.. hehe πŸ™‚

  • arsumba
    pukul 10:50

    wah.. kebetulan lagi pengen baca2 tentang filsafat nih..
    untung nemu blog ini.. mantab…

  • salya
    pukul 14:46

    saya mhs filsafat ugm…. trimkasih, terus terang sy merasa terbantukan dg tambahan materi ttg filsafat disini… luar biasa. πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ™‚ πŸ˜›

  • UCOK
    pukul 19:56

    terus terang saja saya belum mengerti tentang ilmu filsafat karena saya masih sekolah di SMA NEGERI 01 MANOKWARI dan saya masih kelas 10 D he…he…he…

  • zahra
    pukul 21:11

    ass,,,,maaf yg sya tnyakan dsih sapa cie nama nenknya immanuel kant,,,,yang jelas & nama ibu, bapaknya immanuel kant

  • bukan kapitalis
    pukul 11:20

    bagus–bagus,, tapi kok gak bisa d copy ya.. huhuhu
    T_T