APAITU.NET

Jawaban dari segala pertanyaan
Biografi Immanuel Kant Sang Filsuf Jerman

Pandangan Immanuel Kant Terhadap Politik

Dalam hal politik, Kant condong kepada pemikiran pemerintahan bentuk republik dan ia menyatakan simpatinya terhadap revolusi Perancis dan perang kemerdekaan Amerika karena sesuai dengan pandangannya yang liberal dan menghargai nilai dan hak perorangan. Sebaliknya ia kurang sepaham dengan militerisme dan chauvinisme dan ia pun bukan seorang penulis yang akan mendapat sambutan baik dari kaum Nazi. Suatu ketika ia terpaksa harus mempertanggungjawabkan karangannya terhadap penguasa berhubung dengan bukunya yang bernama Die Religion innerhalb der Grenzen der blossen Vernunft (1793). Dalam tahun 1792 bagian pertama dari buku itu lolos dari pengawasan dengan alasan bahwa tulisannya itu tidak untuk umum, tetapi bagian kedua buku itu tidak dapat diizinkan, meski pun buku itu telah disahkan oleh Universitas di Koenigsberg dan Jena pada tahun 1795. Pada tahun 1794 Kant dituduh oleh Frederick Wilhelm II, raja Prusia, bahwa ia menolak pokok-pokok ajaran agama Kristen, dan diancam akan dihukum, kalau Kant mengulang pelanggaran itu. Akan tetapi setelah raja itu mangkat, Kant telah merasa tidak terikat lagi oleh janji itu dan menerbitkan bukunya yang berjudul Der Streit der Fakultaeten, yang membahas agama dalam bentuk kepercayaan dan pandangan filsafat.

Masa-masa Akhir Hidup Immanuel Kant

Karena pertentangan dengan yang berkuasa pada waktu itu, Kant makin menarik diri dari masyarakat. Juga karena sudah tua, pada akhir tahun 1796 terpaksa ia pada 72 tahun menghentikan kegiatan mengajar di Universitas kota kelahirannya yang telah dilakukan selama 41 tahun. Meski pun Kant sekarang mempunyai banyak waktu untuk mencurahkan perhatiannya pada kepentingan filsafatnya, tetapi ia tak dapat berbuat banyak, karena ia sudah tidak dapat berpikir secara intensif lagi. Pikiran dan penglihatannya menjadi lemah, sehingga ia tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya. Kant meninggal dalam umur 80 tahun pada tanggal 12 Februari 1804. Upacara pemakamannya banyak mendapat perhatian dari masyarakat karena sifat sosialnya dan karena ia merupakan teman orang banyak yang mengesankan. Meski pun Kant tidak termasuk orang yang kaya, tetapi secara teratur ia menyisihkan sebagian dari kekayaannya untuk membantu orang-orang miskin.

Diedit dan disadur dari: Asdi, Dr. Endang Daruni. 1997. Imperatif Kategoris dalam Filsafat Moral Immanuel Kant. Yogyakarta: Penerbit Lukman Offset

Halaman 1 2 3

Artikel di atas memiliki 14 tanggapan. Klik tombol berikut untuk membuka form tanggapan.

* Wajib diisi.

  • JengSRi.com
    pukul 21:17

    waduh perjalanan hidup Immnauel agak mirip sama saya bang, heuheueuheu. Eh swear deh, dulu saya waktu masih duduk di S1 psychology juga sempet jadi seorang assistant library di kampus perpustakaan, malah sebelumnya saya pernah jadi waitress di restorant ambil part-time. abis biaya hidup kan mahal di australia. hidup jadi student di luar negri memang membutuhkan tenaga dan pikiran ekstra. gak bisa uncang2 kaki seenak udel kita. beda banget deh sama mahasiswa di indonesia; rame sama demonstrasi ajah, heuheuheu.
    tapi bukan abang kecil lho maksudnya :mrgreen:

  • JengSRi.com
    pukul 21:28

    wedewww, tuh traffic jadi bagus amet. bagi2 dunk 😆

  • Setiawan DirgantaRa
    pukul 23:29

    makasih banyak Prill,… saya baru membacanya secara lengkap disini.

  • KangBoed
    pukul 03:34

    😆 😆 😆 😆
    Mangstaaaaaaaaabbbsss.. ikut baca baca ah.. filsafat

    • aprillins
      pukul 04:15

      baca donkkk… masa cuma dilewatin.. hehe 🙂

  • arsumba
    pukul 10:50

    wah.. kebetulan lagi pengen baca2 tentang filsafat nih..
    untung nemu blog ini.. mantab…

  • salya
    pukul 14:46

    saya mhs filsafat ugm…. trimkasih, terus terang sy merasa terbantukan dg tambahan materi ttg filsafat disini… luar biasa. 😀 😀 🙂 😛

  • UCOK
    pukul 19:56

    terus terang saja saya belum mengerti tentang ilmu filsafat karena saya masih sekolah di SMA NEGERI 01 MANOKWARI dan saya masih kelas 10 D he…he…he…

  • zahra
    pukul 21:11

    ass,,,,maaf yg sya tnyakan dsih sapa cie nama nenknya immanuel kant,,,,yang jelas & nama ibu, bapaknya immanuel kant

  • bukan kapitalis
    pukul 11:20

    bagus–bagus,, tapi kok gak bisa d copy ya.. huhuhu
    T_T