Direktori Filsafat dan Manajemen

Filsafat dan manajemen jadi satu
Scientific Misconduct Bagian 2

Jenis-jenis Scientific Misconduct juga baragam.

1. Pemalsuan: Pemalsuan adalah merubah data-data penelitian yang ada agar sesuai dengan keinginan sang peneliti. Sebagai contohnya andai saja angka-angka dalam suatu penelitian itu tidak sesuai dengan keinginan peneliti peneliti bisa mengubahnya sendiri. Bisa juga peneliti hanya menerbitkan bagian yang berhasil. Cara lain adalah dengan mengendalikan penelitian sehingga hasilnya sesuai dengan keinginan peneliti secara tidak benar, misalnya dalam suatu penelitian sampel, hanya dipilih sampel tertentu agar hasil sesuai.

2. Plagiarisme: Plagiarisme bisa jadi merupakan pencurian atau pengakuan karya orang lain menjadi karya sendiri. Hal lain adalah masalah kutipan. Suatu peneliti bisa jadi sengaja tidak mencantumkan sumber kutipan, bisa jadi dia lupa atau tidak sengaja. Ini adalah yang paling sering terjadi.Susah untuk memastikan apakah peneliti sengaja atau tidak.

3. Plagiarisme-diri: Plagiarisme diri adalah suatu tindakan menerbitkan karya sama dengan judul berbeda atau di jurnal berbeda. Kadang hal ini dianggap Misconduct, jurnal ilmiah tidak menginginkan penulis melakukan ini. Kadang menyerahkan tugas yang sama dalam kelas yang berbeda?

4. Penyalahgunaan etis: Ini terjadi ketika melakukan tindakan tidak etis ketika melakukan penelitian baik terhadap manusia atau hewan.

5. Ghost writing: Menerbitkan karya dengan tidak ditulis oleh peneliti sendiri. Contohnya dalam penulisan skripsi bayaran.

6. Memasukkan mereka yang tidak berkontribusi dalam penelitian. Mungkin contohnya dalam kerja kelompok yang hanya dikerjakan sebagian orang.

7. Memasukkan data orang lain agar terlihat peneliti telah bekerja keras memperoleh data tersebut.

Ini adalah jenis-jenis Scientific Misconduct, secara mengejutkan saya mengenali banyak diantaranya yang bisa ditemukan di dalam kampus dan mahasiswa-mahasiswa Indonesia. Setidaknya dilakukan dalam hal-hal kecil seperti tugas kampus dan lain sebagainya.

.http://en.wikipedia.org/wiki/Scientific_misconduct

Artikel di atas belum ada komentar. Jadilah komentator petama di artikel ini..

* Wajib diisi.