Direktori Filsafat dan Manajemen

Filsafat dan manajemen jadi satu
Paradoks Einstein-Podolsky-Rosen

Argumen Einstein-Podolsky-Rosen atau nantinya disebut EPR adalah suatu argumen yang ebrasal dari sebuah percobaan yang disebut EPR. Percobaan ini sangat menghebohkan dengan hasil yang sangat mencengangkan bahkan hingga sekarang. Percobaan ini sangat terkenal, kontroversial dan mampu menggoncang dunia ilmu pengetahuan.

Penelitian ini dimulai dengan memisahkan sebuah partikel dari sebuah sumber yang sama. Mungkin anda membayangkan mengenai sebuah atom atau benda kecil yang dipisahkan dengan suatu alat demikian. Namun yang sebenarnya partikel ini berbentuk lebih menyerupai gelombang (Karena mungkin bisa dikatakan gelombang pada suatu waktu. Penelitiannya sendiri cukup rumit, saya akan menjelaskan secara singkat dengan banyak reduksi di sana sini.

Sebuah alat memancarkan gelombang tersebut. Dan karena bentuknya sangat kecil dan memancar maka dia bisa dipisahkan seperti memisahkan cahaya. Caranya dengan membuat dua belah celah dimana partikel itu bisa masuk. Dengan bentuk seperti ini maka partikel satu memiliki sumber yang sama. Seperti dibelah sebagian masuk ke celah yang satu dan partikel yang lain masuk ke tempat yang lain. Dengan begini ada dua buah partikel yang terpisah namun identik satu sama lain.

Dalam eksperimen pikiran ini, anehnya ketika partikel yang ada di suatu celah dikenai suatu rangsangan, ketika dia bereaksi maka partikel di celah satunya juga ikut bereaksi tanpa ada hubungan apapun. Bahkan walaupun jaraknya semakin jauh maka hal ini tidak mengganggu perubahan tersebut. Ini kemungkinan disebabkan ketidakpastian dalam pengukuran.

Makalah mengenai paradok ini diterbitkan 15 Mei 1935 dengan judul “Can Quantum Mechanical Description of Physical Reality Be Considered Complete?” Hasil dari pemikiran ini bahkan mengejutkan Einstein sehingga dia mempertanyakan apakah Deskripsi dari Kuantum mekanis sudah lengkap.

Sumber Bacaan:

  • http://www.bun.kyoto-u.ac.jp/~suchii/Bohr/EPR.html
  • http://plato.stanford.edu/entries/qt-epr/
  • http://en.wikipedia.org/wiki/EPR_paradox

Artikel di atas belum ada komentar. Jadilah komentator petama di artikel ini..

* Wajib diisi.