Direktori Filsafat dan Manajemen

Filsafat dan manajemen jadi satu
Problema Batas-batas (Demarcation problem): Pendahuluan

Problema batas-batas atau menurut bahasa Inggrisnya disebut sebagai Demarcation Problem adalah salah satu problema yang dihadapi oleh Filsafat ilmu. Problema ini berasal dari bagaimana membedakan ilmu dengan bidang-bidang yang lain. Bagaimna kita bisa membedakan yang mana yang ilmu pengetahuan dan yang mana yang memasuki bidang lain.

Biasanya problema batas-batas ini memiliki sudut-sudut utama yaitu (1) Pembedaan antara Ilmu dan bukan ilmu (2) Ilmu pengetahuan dan Ilmu pengetahuan palsu (Pseudoscience) (3) antara Ilmu pengetahuan dan Filsafat dan (4) Antara ilmu pengetahuan dengan agama. Kadang permasalahan ini mencakup pula berbagai hubungan antara yang satu dengan yang lainnya.

Bentuk dari masalah ini yaitu masalah umum mengenai batas-batas (the generalized problem of demarcation). Bentuk ini mencakup keempat hal dan mendasarinya.

Masalah batas-batas masih diperdebatkan para ilmuan dan para filsuf ilmu hingga sekarang. Jika ingin disingkat maka akan muncul pertanyaan “Apa yang membedakan ilmu pengetahuan dan bukan? Mana yang dianggap valid? Mana yang dianggap tidak valid?” Permasalahan ini sangat penting karena akan menunjukkan yang mana yang pantas dianggap Ilmu Pengetahuan sehingga diakui di komunitas Ilmiah. Dengan diakui dalam komunitas Ilmiah maka pengetahuan itu akan diakui dan dimasukkan ke dalam Ilmu yang dipercayai. Walaupun pada umumnya para Ilmuan mempercayai metode ilmiah sebagai batas, problema batas-batas ini masih perlu selalu diperdebatkan.

Ada beberapa masalah yang lebih khusus dari problema batas-batas ini.

Ilmu dan Bukan Ilmu

Perdebatan ini berhubungan antara apakah suatu pengetahuan bisa dimasukkan ke kategori ilmu ataukah dia bukan. Bisa jadi pengetahuan itu sekedar pengetahuan biasa sehari-hari atau masuk bidang seni, agama atau lain sebagainya.

Ilmu dan Ilmu Palsu

Ilmu palsu atau pseudoscience adalah jenis pengetahuan yang seperti menyerupai Ilmu pengetahuan namun sebenarnya bukan. Misalnya saja Astrologi, Astrologi berasal dari pengamatan yang panjang sehingga nampak seperti Ilmu, namun karena berbagai sifatnya yang meragukan dia dianggap Pseudoscience

Pengetahuan dan Filsafat
Filsafat dan Ilmu pengetahuan berbeda. Keduanya sangat mirip satu sama lain, walaupun demikian jelas sekali keduanya perlu dibedakan.

Pengetahuan dan Agama

Pengetahuan sangat erat dengan agama, apalagi pada masa dahulu. Ilmu pengetahuan dan Agama pada masa dahulu sangat berkaitan. Namun demikian Ilmu dan Agama dipisahkan agar Ilmu tidak dikuasai oleh dogmatisme agama yang berkembang pada masa itu.

Sumber Bacaan:
http://infophilia.blogspot.com/2006/11/demarcation-problem.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Demarcation_problem

Artikel di atas belum ada komentar. Jadilah komentator petama di artikel ini..

* Wajib diisi.