Direktori Filsafat dan Manajemen

Filsafat dan manajemen jadi satu
Falsifikasionisme (1) – Problema dalam Verifikasi

Metode verifikasi yang menggunakan logika induksi memiliki banyak permasalahan. Salah satunya adalah permasalahan induksi. Anda bisa membacanya di tulisan mengenai problema induksi. Selain itu ada juga masalah penerapannya dalam ilmu pengetahuan.

Pada masa sebelumnya aliran filsafat ilmu pengetahuan dikuasai oleh metode verifiaksionisme, suatu metode yang terdapat pada positivisme logis yang dianut oleh Lingkaran Wina. Pada masa itu para filsuf yang tergabung di lingkaran Wina ingin memisahkan apa yang ilmu dan apa yang bukan ilmu. Mereka memisahkannya dengan apa yang mereka sebut verifikasi.

Mereka menyatakan bahwa semua yang pantas disebut ilmu harus bisa diverifikasi. Verifikasi berarti adalah suatu proses pembuktian untuk menentukan apakah sesuatu itu benar atau tidak, proses ini haruslah empiris atau berdasarkan pengalaman. Misalnya saja: Pernyataan bahwa di luar sedang hujan adalah pernyataan verifikasionis – karena seseorang bisa membuktikan dengan cara ke luar dan melihat apakah di luar hujan atau tidak. Sebaliknya pernyataan misalnya: Malaikat itu ada, hakikat manusia itu baik dan sebagainya tidak bisa di verifikasi.

Sifat-sifat tidak bisa diverifikasi itu menyebabkan pernyataan kedua bidang baik itu agama dan filsafat tidak bermakna. Ini disebabkan kedua pernyataan itu tidak bisa di-verifikasi. Pernyataan agama seringkali tidak bisa dibuktikan oleh orang kebanyakan, memerlukan kondisi khusus untuk bisa membuktikannya, misalnya mendapat wahyu atau mati. Begitu pula pemikiran-pemikiran metafisis, pernyataan mengenai hakikat manusia dan realitas hanya akan membuat perdebatan sengit yang tak pernah selesai. Keduanya dimasukkan kategori tidak bermakna. Tidak memiliki arti pengetahuan, karena orang tidak bisa membuktikan secara empiris. Walau tidak memiliki arti secara pengetahuan bisa jadi mereka memiliki arti secara emosional.

Artikel di atas belum ada komentar. Jadilah komentator petama di artikel ini..

* Wajib diisi.