Penjelasan dan Contoh Struktur Perusahaan Startup

Secara mendasar tidak ada perbedaan antara struktur perusahaan startup dengan perusahaan konvensional. Startup yang berkembang nantinya juga memiliki perusahaan dengan struktur organisasi konvensional. Oleh karenanya, lebih baik mempelajari struktur perusahaan secara umum ketimbang spesifik ke perusahaan startup.

Struktur Perusahaan Startup

Struktur perusahaan startup pada umumnya berbentuk datar atau flat. Struktur organisasi yang datar ini biasa disebut dengan flat organization. Organisasi ini sifatnya lebih fleksibel, versatile, dan dapat cepat diorganisasikan sesuai dengan dinamika bisnis atau perusahaan. Perhatikan organisasi A dan B pada gambar di bawah ini.

flat organization

Organisasi B mencerminkan flat organization yang murni. Sedangkan organisasi A masih termasuk flat organization tetapi tidak murni. Biasanya awal startup memakai tipe organisasi B karena pekerjanya masih sedikit. Contoh, perusahaan startup yang bergerak di bidang web design bisa dijalankan oleh satu founder/CEO, satu keuangan, dua operasional. Pada tahap tersebut biasanya founder merangkap sebagai direktur, penjualan dan marketing, dan recruiter, sekaligus manajer ketiga karyawannya. Oleh karena perusahaannya cuma diisi empat orang, maka tidak perlu pakai hierarki segala. Masa iya, keuangan membawahi operasional atau sebaliknya?

Seiring dengan perkembangan startup secara otomatis organisasi akan bertransformasi dari yang tadinya organisasi B menjadi organisasi A. Ini sudah lebih kelihatan organisasi perusahaan dengan skala small medium enterprise (SME). Kalau yang struktur organisasi B mungkin dipakai di toko kelontong kali ya, satu pemilik usaha, satu kasir, dua kuli angkut, dan satu supir.

Jabatan Struktural Perusahaan Startup

Ketika startup sudah sampai flat organization tipe A, secara otomatis jabatan struktural harus dibuat. Jabatan tersebut pada awalnya biasanya seperti ini.

Organisasi startup dengan banyak produk

Kalau produknya banyak dan keterkaitannya satu sama lainnya rendah, maka struktur organisasi startup-nya akan seperti gambar di atas. Namun, kalau produknya relatif sedikit dan ketergantungan antar produknya relatif tinggi, maka struktur organisasinya bisa seperti gambar di bawah ini.

Struktur organisasi startup sedikit produk

Melalui kedua bagan di atas kira-kira struktur jabatan ketika startup berdiri menjadi SME atau transformasi ke organisasi tipe A, maka struktur menjadi tiga level yaitu C-Level, Manager Level, dan Executive/Developer. Berikut adalah jabatan biasa terdapat pada startup di Indonesia.

  1. Founder/CEO (C-Level)
  2. Co-founder/CTO/CIO (C-Level)
  3. Finance and Accounting Manager (Manager Level)
  4. Operational/Engineering/Product Manager (Manager Level)
  5. Marketing Manager (Manager Level)
  6. HR Business Partner (Manager Level)
  7. Marketing (Executive)
  8. Accountant/AR (Executive)
  9. Engineer (Developer)
  10. Recruiter (Executive)
  11. Office Administrator (Executive)

Pada akhirnya perusahaan startup yang sukses akan menjadi sebuah perusahaan besar yang memiliki banyak karyawan di dalamnya. Secara otomatis struktur flat organization akan tersingkir dan terganti dengan struktur hierarchical organization.

Ada pertanyaan?

 

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

Belum ada tanggapan untuk “Penjelasan dan Contoh Struktur Perusahaan Startup”

Silakan Beri Komentar